Nuansa Sejuk dan Asri di Air Terjun Randusari

Bukan hanya terkenal dengan wisata sejarah, kuliner, pantai, serta wisata budayanya saja, Daerah Istimewa Yogyakarta juga terkenal akan keindahan wisata air terjunnya yang mengagumkan. Salah satu wisata air terjun yang belakangan sedang ramai diperbincangkan yaitu Air Terjun Randusari, lokasinya berada di Kabupaten Gunung Kidul, salah satu kabupaten yang ada di Yogyakarta yang tidak pernah sepi dari munculnya potensi wisata baru. Air terjun ini sangat cocok bagi kamu yang merindukan kesegaran air alami, dengan suasana yang juga sangat asri.

Ketinggian Air Terjun Randusari ini tergolong cukup tinggi, sekitar 15 meter namun ke dalamannya hanya berkisar 1 hingga 2 meter saja. Pemandangan alam di kawasan air terjun ini dijamin bisa bikin kamu betah berlama-lama menikmatinya, mulai dari pepohonan rindangnya yang berjejer rapi, suara gemericik air terjunnya, dll. Bagi kamu yang ingin berenang di kolam air terjunnya diharapkan untuk berhati-hati ya, karena bebatuan yang ada di sekitarnya cukup licin. Lelah dan penatmu dari aktifitas harian dijamin terobati deh saat kali pertama kakimu melangkah ke kawasan ini.

Dinamakan Air Terjun Randusari, karena di area ini terdapat banyak sekali pohon-pohon randu, atau masyarakat lebih familiar dengan sebutan Pohon Kapuk. Sedangkan kata sari-nya itu sendiri dalam Bahasa Jawa artinya utama. Dahulu tempat ini difungsikan oleh warga sekitar untuk mengambil air bersih, tetapi karena suguhan keindahan alamnya semakin diakui oleh masyarakat secara luas, maka lokasi ini dikembangkan menjadi tempat wisata.

Yang menjadi ciri khas dari air terjun ini adalah bentuk air terjunnya yang menyerupai air terjun kembar, disebut sebagai air terjun kembar karena di lokasi ini terdapat dua sumber air terjun yang mengalir bersebelahan. Sumber mata airnya sendiri berasal dari Mata Air Ngreboh. Perlu diketahui, mata air tersebut tidak pernah mengering walaupun pada saat musim kemarau, setidaknya cukup untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.