Sensasi Seperti di Film Twilight Ada di Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

Belakangan ini ramai di media sosial foto-foto keren yang berlatar Hutan Pinus, hal ini mengundang banyak pertanyaan dan membuat rasa penasaran netizen. Sebenarnya, awal booming spot-spot foto Hutan Pinus itu bermula dari pemandangan-pemandangan yang umum terdapat di luar negeri. Jika Anda pecinta film serial Twilight, mungkin spot-spot foto yang terdapat di Hutan Pinus ini pun tak jauh serupa. Tetapi Anda tidak perlu jauh-jauh ke sana, karena Yogyakarta pun memilikinya, namanya Hutan Pinus Mangunan.

Seperti halnya nama-nama tempat wisata pada umumnya yang diambil dari nama lokasi keberadaannya, Hutan Pinus Mangunan pun demikian, terletak di daerah Mangunan, Bantul, Yogyakarta. Lokasinya dekat dengan wisata religi yang juga sering didatangi para wisatawan yakni makam raja-raja Imogiri.

Hutan Pinus Mangunan memiliki luas tanah seluas 500 Ha, tak hanya ditanama banyak pohon pinus, kawasan ini pun banyak ditumbuhi jenis-jenis pepohonan lainnya, seperti phon mahoni, kemiri dan pohon akasia. Awalnya, Hutan Pinus Mangunan ini merupakan kawasan tandus yang seiring berjalannya waktu mulai diberi perhatian, dimulai dengan program reboisasi.

Dengan keindahan yang dimiliki Hutan Pinus ini, banyak pasangan-pasangan yang meminatinya untuk melakukan prewedding di sini, karena memang hasilnya sangat memukau dan eksotis. Apalagi bagi Anda seorang fotografer atau pencinta selfie, tempat ini dijamin tidak akan mengecewakan deh. Ditambah, jika Anda mengunjunginya kala fajar, pemandangan yang ada di sekitarnya nampak semakin sempurna, karena terdapat embun-embun yang menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan latar.

Untuk sampai pada lokasi Hutan Pinus Mangunan ini, jika kamu dari arah Kota Yogyakarta, Anda bisa mengambil rute menuju Imogiri Timur, di sepanjang jalan Anda tidak perlu khawatir nyasar, karena akan ada banyak petunjuk jalan yang memandu Anda untuk sampai pada tujuan.

O ya, tempat ini pun berdekatan dengan tempat wisata Kebun Buah Mangunan yang cukup populer juga di telinga masyarakat Yogya, dan tak perlu ditanya bagaimane kiindahan yang ditawarkannya, hal itu terbukti dari banyaknya pengunjung yang berdatangan setiap harinya di sini. Dan bagi Anda pencinta wisata religi, Anda juga bisa mengunjungi Makam-makam Raja Imogiri, lokasinya dekat juga dari Hutan Pinus Mangunan.

Sandboarding Tempat Wisata Yang Membuat Adrenalinmu Tertantang

Anda pasti sudah biasa mendengar tempat wisata Snowboarding, tempat wisata tersebut memang hanya berada di negara-negara dengan 4 musim, misalnya di negara-negara eropa sana, karena mengharuskan adanya salju. Olaharaga Snowboarding merupakan salah satu olahraga yang dilakukan di atas salju, umumnya menggunakan papan seluncur. Tapi bagaimana dengan wisata atau olahraga Sandboarding? Pernah dengar?

Ya, tempat wisata yang satu ini bukan menggunakan salju sebagai elemennya, melainkan pasir. Olahraga sandboarding ini umumnya terdapat di negara-negara bergurun pasir, seperti di wilayah-wilayah timur tengah. Tapi kini Anda tidak perlu jauh-jauh ke sana untuk mencoba menikmatinya, karena Yogyakarta memiliki tempat wisata tersebut.

Walaupun Negara Indonesia dikenal sebagai daerah tropis, ditambah dengan curah hujan yang tinggi tapi ternyata Indonesia memilikinya loh, lokasi tepatnya berada di Gumuk Pasir, Bantul, Yogyakarta berdampingan dengan wisata Parangtritis yang terkenal itu.

Gumuk Pasir ini dikenal dengan nama Gumuk Pasir Parangkusumo. Istilah gumuk itu sendiri diambil dari area sekitar yang memang memiliki gundukan-gundukan dengan limpahan pasir.Dan tahukah Anda wisata Sandboarding ini terbilang langka di dunia, hal itu sangat beralasan karena yang memiliknya hanya Indonesia dan Meksiko, luar biasa bukan?

Seperti namanya, model wisata atau olahraga ini pun terbilang mirip dengan snowboarding, yakni menggunakan papan luncur sebagai penopangnya. Olahraga ini terkenal sangat memacu adrenalin dan juga membutuhkan mental yang kuat, karena olahraga model satu ini akan mengharuskan Anda meluncur dari ketinggian 5-7 meter hanya dengan menggunakan papan luncur. Salah-salah tubuh Anda akan jatuh dan terguling-guling jika tidak memiliki keberanian dan keahlian khusus.

Tapi bukan berarti Anda dilarang untuk mencobanya loh, dan jangan khawatir pula, karena Anda akan dibantu oleh pemandu ahli dan dilengkapi dengan perlengkapan yang super safety, seperti helm dan pelindung kaki, pelindung tangan, bahkan body protector, sehingga Anda tidak perlu takut untuk mencoba sensai adrenalinnya.

Tentu wisata Sandboarding ini adalah destinasi yang patut Anda coba, tidak main-main, destinasi satu ini merupakan destinasi langka di dunia. Yakin Anda tidak mau mencobanya? Nah, kalau begitu ayok berkunjung ke Yogyakarta secepatnya.

Pantai Ngunggah Pantai Terbaik di Yogyakarta Tahun ini

Yogyakarta selalu menjadi kota yang tak pernah bosan didatangi para wisatawan domestik maupun mancanegara, hal itu tentu sangat beralasan. Di samping Yogyakarta dikenal dengan kekayaan ragam budaya dan sejarahnya, Yogyakarta juga tak pernah bosan menghadirkan tempat-tempat wisata yang selalu dibutuhkan oleh para wisatawan.

Sebagian besar tempat wisata di daerah Yogyakarta juga tergolong murah, alias tidak harus merogoh kocek besar, baik wisata alam, wisata air, wisata religi dan wisata-wisata lainnya. Banyak pilihan wisata yang bisa Anda kunjungi di sini, dari yang ramai pengunjung hingga tempat-tempat yang jarang dijamah tapi menawarkan surga di dalamnya.

Surga yang dimaksud di sini adalah Pantai Ngunggah, sebuah pantai yang berlokasi di daerah paling barat di wilayah Gunung Kidul. Ya, lagi-lagi gunung Kidul, Anda pasti tidak asing lagi dengan daerah itu yang menyimpan sejuta pantai di dalamnya. Lokasi tepatnya berada di Desa Giriwungu, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pantai Nungguah boleh disebut sebagai pantai yang kurang terkenal di telinga masyarakat luas, karena untuk sampai lokasi ini Anda harus menempu perjalanan yang cukup menantang. Tapi Anda tak perlu khawatir, lelah Anda pasti akan terbayar mahal saat pertama kali mata Anda melihat keindahannya.

Di sana Anda akan ditemani pula dengan warga-warga yang ramah, serta tak ragu menjawab segala pertanyaan yang Anda ajukan hingga menjamu Anda bak raja. Secara umm warga dusun tersebut bermata pencaharian sebagai petani, jadi Anda tidak akan heran melihat suasana petani yang sedang menggarap lahan pertaniannya.

Balik lagi ke soal medan yang cukup menantang untuk sampai di titik lokasi, Anda akan dituntut untuk menuruni tebing dengan melewati jalan setapak, dengan curam yang cukup terjal dan dalam. Setelah Anda melewati tebing, Anda akan melihat pantai yang sekilas kecil, karena diapit oleh dua tebing. Seru, bukan? Buktikan sendiri deh

Green Village Gedangsari Desa Wisata Apik di Yogyakarta

Gunung Kidul terkenal dengan sebutan surganya wisata pantai yang dimiliki Yogyakarta, tapi belum banyak yang mengetahui bahwa Gunung Kidul sebenarnya menyimpan surga-surga lainnya. Salah satunya adalah Desa Wisata Gedang Sari, atau lebih dikenal dengan sebutan Green Village Gedangsari. Green Village Gedangsari ini menyajikan suasana pedesaan yang asri, serta spot-spot yang menakjubkan, cocok bagi Anda yang penat dengan segala aktifitas harian Anda.

Lokasi Green Village Gedangsari sendiri berada di perbatasan antara Kabupaten Gunungkidul, DIY dengan Klaten, Jawa Tengah, tepatnya berada di dataran tinggi dusun Guyangan Lor, Mertelu. Di tempat ini suasana syahdu kental terasa, ditambah pemandangan gubuk-gubuk yang berjejer rapih, seolah mata Anda sedang dijamu serta dimanjakan deh kalau sudah berada di sini.

Terlebih khusus bagi Anda para fotografi, pasti Anda akan betah dan rasanya susah ingin pulang atau meninggalkan tempat itu dengan terburu-buru. Karena akan ada banyak spot yang ‘fotografiable’ yang dijamin Anda akan merasa puas setelah melihat hasilnya kelak. Akses untuk menuju ke Desa Wisata Gedangsari ini lebih mudah jika Anda melalui jalur Klaten ketimbang melalui Kota Yogyakarta, dari situ Anda ke arah selatan melalui wedi menuju Gedangsari melalui jalur dusun Banyu Watugajah. Kalau Anda dari arah timur Bayat / Cawas, maka dari kecamatan Bayat ambil selatan, melalui Desa tegalrejo kemudian kebarat arah Guyangan Lor.

Awal mula dibangunnya Desa Wisata Gedangsari ini sebenarnya adalah berkat program pemerintah, yaitu MP3Ki yang menelan dana kurang lebih sebesar Rp 2 Milyar dengan melibatkan pemuda serta pemudi sekitar. Program MP3Ki sendiri adalah program untuk menekan angka kemiskinan di daerah sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai petani, jadi jika kamu berkunjung ke Green Village Gedangsari secara tidak langsung Anda akan membantu perputaran ekonomi warga sekitar.

Puncak Terindah di Yogyakarta Bernama Puncak Kosakora

Gunung kidul dikenal dengan keindahan pantainya, jumlah destinasi wisata pantainya pun tak terhitung banyaknya. Tapi bukan berarti Gunung Kidul tidak memiliki destinasi wisata lain selain Pantai, ada banyak wisata-wisata lain yang memang namanya tidak sepopuler nama pantainya, tapi jangan salah, keindahan alam dan pemandangannya tidak bisa diremehkan. Salah satunya adalah Puncak Kosakora, wisata perbukitan yang satu ini sungguh menyuguhkan pemandangan apik dan tidak mengecewakan untuk dikunjungi.

Puncak Kosakora memang kalah pamornya dibanding nama-nama lain, seperti Gunung Api Purba, Embung Sriten atau Embung Ngelanggeran. Tapi bukan berarti Puncak Kosakora kalah dalam hal pemandangan dan spot-spot yang ciamik untuk dikunjungi, dan bagi Anda yang datang ke sana akan disuguhkan pemandangan apik pantai-pantai serta Yogyakarta itu sendiri dari ketinggian.

Saat Anda menuju ke sana, Anda juga akan ditemani pemandangan-pemandangan indah di sepanjang jalan, kanan-kiri yang Anda lalui akan terlihat spot-spot memukau serta menyejukkan mata. Rute yang Anda lalui untuk sampai ke sana cukup mudah, sekitar 30-45 menit dari Pantai Drini yang kurang lebih jarak tempuhnya adalah 2 km dengan melewati 2 bukit.

Setelah Anda melewati dua bukit dari Pantai Drini itu, Anda akan berjalan menulusuri bukit yang nantinya kamu akan bertemu dengan padang sabana. Masyarakat sekitar pada umumnya menyebutnya dengan ‘Lemah Sangar’, karena di bukit tersebut tidak ada sama sekali bangunan, yang ada hanya rumput dan pandan pantai. Dari situ kamu menuju Pantai Ngerumput , lalu melewati rimbunan padang pandan pantai, lalu sampailah di Puncak Kosakora.

Pada umumnya, para wisatawan yang datang tergiur untuk bermalam di sana, mulai dari melihat sunset di sore hari hingga menunggu sunrise di waktu fajarnya. Karena memang Anda akan benar-benar terpukau dengan keindahannya. Tapi yang harus Anda mengerti adalah, tidak diperkenankan untuk membuat api unggun karena bisa merusak rerumputan yang terawat di sana. Cukup dengan lampu penerangan saja ya. O ya, Anda jangan khawatir perkara makan ya, karena di Puncak Kosakora ini terdapat banyak kedai-kedai yang menyediakan banyak kebutuhan untuk dikonsumsi perut.

Keindahan Sempurna Sunset di Candi Ratu Boko

Sebutan Kota Budaya yang kerap disematkan pada Daerah Istimewa Yogyakarta, memang benar belaka adanya. Terdapat ribuan situs serta tempat wisata yang bernilai sejarah tinggi di sini, dan para pelancong pun tak ragu untuk mendatanginya satu per satu. Tapi tidak sedikit dari wisata-wisata sejarah yang ada di Indonesia dipandang sebelah mata, sebab suguhan yang ada di dalamnya mayoritas terkesan monoton dan tidak menarik, tapi itu tidak berlaku bagi Candi Ratu Boko.

Tempat wisata bersejarah yang satu ini, menjadi salah satu tempat wisata kebanggaan yang dimiliki Yogyakarta. Sebab, tempat ini menyuguhkan pemandangan indah serta menawan, panorama yang ditawarkan dari tempat ini pun sangat mempesona. Apalagi kala sunset sore muncul, keindahan yang akan Anda dapatkan nampak begitu sempurna.

Candi Ratu Boko sendiri terletak di Kecamatan Bokoharjo, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah. Dari pusat kota Yogyakarta letaknya sekitar 17 km ke sebelah timur. Akses yang tersedia untuk menuju ke lokasi ini pun relatif mudah. Anda hanya tinggal menyusuri Jl.Raya Jogja-Solo dan tak jauh dari situ Anda akan mendapati pertigaan objek wisata Candi Prambanan, setelah sudah sampai situ Anda ambil arah kanan, sekitar 3 km dari pertigaan itu Anda akan sampai.

Konon Candi Ratu Boko dahulu difungsikan untuk benteng pertahanan pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, ia merupakan pengikut Budha. Lahannya yang seluas 250.000 m2 dibagi menjadi empat wilayah. Bagian tengah difungsikan sebagai gapura utama, paseban, pembakaran, kolam, lapangan dan tumpukkan bebatuan kuno. Di bagian tenggara terdapat bangunan yang berbentuk balai atau pendopo, sedangkan di bagian barat terdapat Stupa Budha, kompleks gua disertai kolam juga.

Selain Anda bisa menikmati peninggalan situs-situs bersejarah yang ada di dalamnya, Anda juga bisa menikmati pemandangan Kota Jogja dari area Candi Ratu Boko ini, pemandangan itu dilengkapi dengan pemandangan Candi Prambanan yang tak jauh dari lokasi Candi Ratu Boko, dengan latar Gunung Merapi yang menjulang gagah.

Anda pun tidak perlu khawatir perihal kuliner, ada banyak restoran lezat dan ikonik di sekitaran area Candi Ratu Boko ini. O ya, untuk informasi biaya yang dikenakan untuk masuk ke Candi Ratu Boko ini adalah sebesar Rp. 25.000 per orang, dengan tambahan biaya parkir yang kurang lebih sebesar Rp.5000.

Snack Wonderland Tempat Wisata Yang Bikin Kamu Laper

Mengunjungi tempat-tempat wisata tentu tidak akan pernah terlepas dari kegiatan motret-memotret, suatu agenda yang wajib dan tidak boleh ketinggalan bukan? Liburan pun juga akan terasa lebih lengkap. Namun kegiatan motret-memotret ini juga tidak sembarang dilakukan, melainkan butuh tempat atau spot-spot foto keren dan juga menarik, agar hasil dari berwisata itu sendiri ada sesuatu yang dapat dikenang dengan baik.

Kalau kita membicarakan soal spot-spot foto, rasanya tidak lepas dari kaum muda. Ya, berfoto ria mungkin menjadi suatu wujud eksistensi dan kepuasan tersendiri bagi era yang semakin erat dengan kaum milenial. Karena mereka butuh tempat-tempat yang instagrammabel untuk ditampilkan di media-media sosialnya.

Anda tidak perlu khawatir, Yogyakarta memiliki segudang spot foto keren nan kece yang pasti membuat Anda tergiur untuk menjajalnya. Ada banyak sekali destinasi-destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta ini yang menyuguhkan spot-spot foto keren, seperti Upside Down World, De Arca Museum, dan lain sebagainya. Namun kali ini Yogyakarta tempat wisata lainnya yang instagrammabel banget, namanya Snack Wonderland.

Snack Wonderland mulai dibuka sekitar 19 Oktober 2018 lalu, tempat wisata yang satu ini berkonsep indoor, dan dibuat khusus bagi Anda pecinta spot-spot cantik. Walau masih terbilang baru berdiri, tempat ini jauh dari kata sepi pengunjung loh, tidak kalah saing dengan ribuan tempat wisata menarik lainnya yang ada di Yogya.

Hal itu sangat beralasan, karena memang tema fotografi yang diusung di Snack Wonderland ini sanga kental terasa. Spot-spot yang disuguhkan di setiap sudutnya tak akan jauh-jauh dari soal makanan, ya seperti namanya. Anda akan menemukan banyak ornamen-ornamen makanan yang mungkin salah satunya adalah makanan favorit Anda, seperti permen, cokelat, ice cream, minuman-minuman soft drink, makaroni dan masih banyak lagi lainnya.

Kesemua tema makanan itu dikemas dengan sangat apik dan juga menarik, membuat mata Anda tergiur untuk sesegera mungkin memposisikan diri untuk bergaya dalam banyak pose. Tapi perlu Anda tahu, Snack Wonderland ini tidak hanya menawarkan spot-spot sputar makanan loh, ada juga yag lainnya seperti ada arena bola, wahana body painting bagi Anda yang hobi melukis. Pasti seruh deh, kami sangat merekomendasikan Anda untuk menjadikan Snack Wonderland ini list wajib tatkala Anda mengunjungi Kota Gudeg ini.